No info
Bram nampak kelihatan tidak sabaran Tetapi aku sudah tidak peduli lagi. Bokep live Aku menggigit bibir, dan mulai menangis terisak-isak. Nafasku yang tinggal satu-satu bercampur dengan bunyi nafasnya yang berat. Namun tak lama, karena kemudian Dino menyalakan lampu. Tak lebih. Lalu Ia berusaha memasuki tubuhku belakang. Oh, yang mau minta ujian lagi itu ya?”.“Iya benar pak.”“Saya tidak ada waktu, nanti hari Mminggu saja kamu datang ke rumah saya, ini kartu nama saya”, Katanya acuh tak acuh sambil menyerahkan kartu namanya.“Ada lagi?” tanya dosen itu.“Tidak pak, selamat siang!”“Selamat siang!”.Dengan lemas aku beranjak keluar dari ruangan itu. Terus…, terus…, aku tak peduli lagi dengan gerakanku yang brutal ataupun suaraku yang kadang-kadang memekik menahan rasa luar biasa itu. Pak Hr hanya mampu terbengong mendengar jawabanku yang seenaknya itu.Aku sedang berjalan santai meninggalkan rumah pak Hr, ini pertemuanku yang ketiga dengan laki-laki itu demi menebus nilai ujianku yang selalu jeblok jika





















