Tapi ketika aku akan menutup pintu, aku terkejut melihat Jenny sudah menerobos masuk, dan mengunci pintu kamar WC ini. Aku juga cukup penasaran dan ikut mengintip. Bokep hijab Kini aku dan Jenny sedan ada di dalam kelas, dan 30 menit lagi adalah waktunya istirahat ke 2. “Saya juga pak”, Jenny ikut memberikan alasan. Benar benar merendahkan sekali. Aku tak tahu apa yang harus aku lakukan. Aku mencoba memikirkan hal lain supaya tak sampai tertawa di depan wali kelasku ini. Tadi bapak melihat kamu mengintip ke gudang saat Pandu dan Dedi sedang bermain dengan Vera. Pak Edy juga sudah melepaskan cengkeraman pada kedua pergelangan tanganku, hingga aku bisa mengistirahatkan tanganku yang pegal karena tertarik kencang ke belakang selama beberapa menit.Selagi aku mencoba memulihkan tenaga yang rasanya terkuras habis ini, wali kelas sialan ini memperkenalkan pemerkosaku satu per satu, hal yang harusnya sama sekali tidak penting untuk kudengarkan, tapi




















