Dalam hati aku sangat kaget sekali, ketika Papi menengok ke arah buah dadaku.Karena pada waktu itu aku hanya menggunakaan tangtop dan celana pendek khas pantai. Ku arahkan batang kemaluan Papiku kearah wajahku, kemudian kumasukan kedalam mulutku, Mulutku bermain dengan lincah. Bokeb sungguh sangat lega seklai mendengar perkataannya yang saat itu tidak marah. Didalam keluargaku jika akhir pekan seperi biasa semua anggota keluargaku termasuk aku bersantai ria. Aku semakin ketakutan.“ Kamu nggak kasihan melihat Papi seperti ini? Aku sudah terbawa arus. Kedua pahaku mengempit muka Papi seolah ingin menutupi ke dalam selangkanganku. Aku mengambil sesuatu di dalam laci yaitu colkat, kemudian ku olesi di kedua buah dadaku. Aku mengaduk-aduk pinggulku, lalu Papiku menggoyangkan pantatnya.Saat itu kurasakan tusukan kejantanannya semakin cepat seiring dengan liukan pinggulku yang tak kalah cepatnya. Saat itu sebagai wanita normal, aku –pun mulai merasakan kenikmatan remasan Papi pada buah dadaku, hal ini mengingatkan aku


![Payudara Besar Kakak Ipar Yang Tak Terjaga Bikin Tak Tahan, Langsung Kutancap! Meski Bingung, Tapi Kontol Besar Adik Ipar Terlalu Nikmat, Sampai Ia Tersenyum Dan Berkata “hari Ini Khusus Untukmu” Sambil Melayani Dengan Gila! Piston Gila Yang Tak Berhenti Meski Sudah Klimaks Berkali-kali! Ah… Lebih Besar Daripada Kakamu… [bagian 3]](https://bokepindolive.vip/wp-content/uploads/2025/12/f49b201c2bf717bc1bb0df631f7f34c5.22.jpg)

















