Aahh.. Payudara Nirahai yang tegak membusung tampak semakin indah dalam cahaya alami yang agak remang.Namun yang pasti, Han Han yang jaraknya hanya setengah tombak dari tempat mandinya Nirahai bajunya langsung basah kuyup semua terkena cipratan air.“Hi-hih-hik! Bokep hijab yang.. Terlihat sekali kalau kutang putih tipis itu tidak sanggup memuat isi dada Nirahai. Apa kau lupa bahwa aku lelah, bahkan aku lapar, bahwa aku….”Han Han tertawa dan menutup mulut Nirahai dengan ciuman untuk menghentikan celaannya, kemudian ia memondong tubuh kekasihnya itu, dibawa berloncatan ke dalam pondok di sebelah kiri telaga di mana ia pernah tinggal bersama Koai-lojin. Selama satu bulan, Han Han dan Nirahai seolah-olah lupa segala, tidak peduli akan masa lalu dan masa depan, ingatnya hanya berlumba merenggut madu asmara yang makin direguk makin mendatangkan dahaga. “Hemm … Jurus ini dalam Ilmu ‘Pat Mo Kiam Hoat’ dinamakan ‘Kunci Pusaka Menemukan Lubang Gerbang’!” Pikir Han Han sambil membalas




















