Setelah membuka baju kerja, akupun menyalakan TV, sebentar kemudian Ray sudah berdiri di pintu kamarku,
“Eh mas… jangan bilang-bilang ya…”, jawabku heran:
“Ada apa emang?”. Bokep arab Sedangkan Jun adalah sosok keturunan china, yg tampan, pipinya yg bulat, sedikit gendut, tentu saja putih dan sipit.Di kos itu, tetanggaku hanya 2, 1 anak kuliah dan 1 orang kerja, orang yg kerja biasanya pulang lebih telat dibanding anak kuliah yg lebih banyak nongkrong di kos-kosan, satu saat ketika aku pulang kerja sore itu kira-kira jam 6, aku menaiki tangga, baru aku sampai di lantai atas, aku lihat tetanggaku anak kuliah itu sedang telungkup di ujung lantai loteng. Namun betapa kagetnya aku. Kulihat matanya sedang menatap celana dalamku.“Ah engga lah… biaasa aja” jawabku, kemudian kami ngobrol sedikit tentang anak-anak kos tetanggaku yg tumben belum pada pulang sore itu, sampai akhirnya Juli memanggil Jun untuk turun.



















