uuhh.. Bokepindo Aku sudah setengah sadar ketika tibatiba sebatang penis sudah berada di depan wajahku.Kutengadahkan kepalaku dan kulihat Pak Riziek berdiri di sampingku dengan penisnya masih berdiri kokoh, tidak jauh dari situ nampak tubuh telanjang Rina yang sudah terkapar lemas. mereka tertawa penuh kemenangan.Aku hanya dapat mengumpat dalam hati, Bangsat kalian, dasar tuatua keladi..! desahnya sambil menjambak rambutku. Bapak digaji untuk menjaga tempat ini, bukannya mengoprek barang saya..! kataku dengan marah dan menundingnya.Aku sangat menyesal kenapa begitu ceroboh membiarkan klise itu tertinggal di villa, bahkan aku mengira barang itu sudah dibawa oleh pacarku atau pacar Rina. Heh, sopan dikit dong..! Pak, kapan klisenya kalian kembalikan..? ejeknya dekat telingaku.Tibatiba dia menghentikan aktivitasnya dan dengan kasar didorongnya tubuhku hingga terjatuh di sofa. Nah, sekarang giliran Neng merasakan kontol Bapak ya..! Iya Pak, tolong kita bisa bayar berapapun asal kalian kembalikan klisenya.




















