Nggak apa-apa kan?” sahutnya.“Oh, begitu to, oke deh” sahutku pula.Pada Ju’mat pertama, saya coba ajak Winny untuk jalan-jalan setelah akhir pelajaran. Winny hanya diam saja.“Dah.. XNXX jepang Winny..” kataku ketika kami berpisah dan menuju kamar masing-masing.“Dah.. Disana sudah ada beberapa pasangan muda-mudi yang juda duduk-duduk sambil memandang keindahan Gunung Merapi.“Om, lepasin dong tangannya” pintanya.“Oh maaf, ya Win, aku sampai lupa, habis hangat sih” godaku.“Om, nakal, besok kuberitahu lho istri om, biar dimarahi” sahutnya.“Eh, ngancam, ya? Win, cantik sekali kau malam ini” rayuku pula.Tanganku selanjutnya menelusuri tubuh dibalik jaketnya yang tebal. Waktu itu jarum jam menunjukkan pukul 22. Mata kami saling memandang, dan Winny pun tersenyum.“Oke, Om, nggak usah lapor-laporan, ya” ucapnya pelan, kemudian aku pun membalas senyumnya.“Iya deh, Oreo, setujukan?”Akhirnya malam itu kami duduk-duduk untuk beberapa lama, ngobrol, sambil menikmati pemandangan dari gardu pandang, yang pada waktu itu Merapi telah diselimuti kabut cukup tebal.Jarum jam telah menunjukkan




















