Dan selain itu, wanita mana sih yang gak ingin punya anak.” Aku terhenyak mendengarnya. Bokep live lalu ML. Belum sampai Rini sampai ke sofa, aku turun ke bawah mengobrak-abrik spreadsheet yang dibuat Rini, sok sok ngerti lah. “Iya Teh, aku ngerti kok” Setelah beberapa lama, wajah *Rini menjadi ceria kembali, saking cerianya menjadi lusty lagi. “Gini….” “eaaaahhhh…. Cuma kamu yang aku dan Wein percaya. “Bro, please lah, help me, I have never ask you for any help. gw kabarin istri gw.”Hari itu hari Rabu, kami janjian untuk ketemuan di Plasa Senayan (PS). teruuuss….” Rini menggumam. Ya kalo lo mau masuk Kartu Keluarganya bokap gw, pasti dengan senang hati mereka nerima. Rini bertumpu dengan sikunya di punggung. “hhheee *emmmm” tanda persetujuan Rini keluar dari mulut yang masih penuh dengan kontolku.




















