“Baiklah, asal nanti pulangnya Adietya yang nganterin!” tegas papanya. Bokepindo “Namanya Ananda aprilia putri, yang mempunyai hobby dengerin musik juga” sahut Dina lagi. Betapa beruntung aku bisa duduk berduaan di dalam taxi dengan seorang gadis cantik yang begitu banyak di dambakan oleh setiap cowok yang ada di kampus. Sampai di sini aku sempat menelan ludah sesaat, betapa ranumnya buah dada Ananda yang menuruntuku begitu menggairahkan kalau di remas nan lembut dan putingnya di jilatin dengan gerakan erotis. Dengan santai aku duduk sambil menikmati segelas coklat hangat dan sepotong pancake nanas kesukaanku. “Diet kenapa diam?” tanya Ananda membuyarkan lamunanku. “Ananda masih pingin ngobrol dengan Adiet nih bolehkan?” rajuknya manja. Di dalam taxi aku terdiam sambil melamunkan kejadian yang barusan aku alami.




















