Nikmat sekali, Dina menelannya dan menjilati sisa spermak tanpa sisa.“Kamu telen ya” pintaku.“Iya, abis enak sih” jawabnya sambil masih menjilati penisku.“Gimana, suka?”“Suka banget, kalau setiap hari gini sih, kayak di sorga aja” Aku tersenyum.“Aku juga suka ngoralin cewe”, sahutku.“Dina sudah ngasih dua lubang yang membuatku nikmat”, kataku.“Tapi aku masih mau lubang yang ketiga”“Yang mana?” tanyanya.“Anusmu”“Maksudmu anal sex?”“Yup, mo coba?” sahutku.“Boleh, tapi gimana?”“Kamu bawa jelly?” tanyaku.“Buat apa?”“Biar jadi pelumas di analmu, khan beda dari vagina. Kaya penisku, aku rajin mencukur rambut penisku dan kusisakan hanya bagian atasnya”.“Pantas kedua bolamu mulus banget, Ann.. Bokep barat Kucoba menggendongnya. Ntar lagi ya”“OK, sayang”Lalu kami beristirahat sebentar kira-kira 15 menit sambil aku memegangi payudaranya, eh ternyata nafsunya bangkit lagi.“Lagi Yuk”, ajakku.“Yuk” timpalnya.“Gimana kalau kamu yang menjilat penisku, mau kan?”“OK”Lalu dia pun mulai memegang penisku, rupanya penisku sudah mulai bangkit setelah mengeluarkan lahar panasnya.
















