Saya langsung arahkan penis saya ke vaginanya dia langsung teriak, “Please don’t!”, sembari tangannya menutupi lubang kewanitaannya tapi saya paksa, saya tepis tangannya, dia tak bisa melawan sudah terlalu terangsang. Penis saya penuh dengan bercak-bercak darah dan sperma, saya kaget sekali dengan perasaan takut, dia merasakan perih di vaginanya, maklum saya tidak berpengalaman, ini pertama kalinya saya sanggama.Dia menangis seraya menyesali semua ini, dia berkata bahwa saya gila merenggut keperawanannya. Bokeb Saya lihat vaginanya yang perawan itu baunya bikin orang tambah nafsu. Dia langsung serba salah tapi sepertinya terangsang juga dia memeluk saya, dia peluk saya lalu juga kami berdua dalam posisi duduk berpelukan di atas ranjang. Keluarganya tak mau mengungkit-ungkit masalah ini lagi dan dia tak memberitahukan siapa yang telah memperkosanya.Waktu cepat berlalu, dia pindah sekolah untuk menghindari tabu kita sudah kehilangan kontak dan kurasa dia juga benci pada saya, kejadian itu sudah berlangsung lama




















